Primary Navigation

4 Tren Desain Kantor Untuk Meningkatkan Produktivitas, Kesehatan, dan Kebahagiaan Karyawan

Menurut laporan State of the Global Workplace dari Gallup 2014, 51% pekerja mengatakan merasa stress dengan tempat kerja mereka dan 17% mengatakan mereka bahagia dengan tempat kerja yang membuatnya aktif dan bebas.

Jadi apa yang bisa mengakibatkan statistik suram ini? Bagaimana meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan di tempat kerja? Jawabannya adalah desain kantor. Menurut penulis Ethonomics: Designing For The Principles Of The Modern Workplace, kemerosotan produktivitas di kantor dapat dipecahkan dengan mengambil pendekatan berbeda dalam mendesain ulang kantor.

1. Bebas Bergerak

Di dunia modern saat ini, jari kita sering bergerak lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lainnya. Hal tersebut dikarenakan, kita menghabiskan sepanjang hari duduk sembari mengetuk perangkat satu ke perangkat lain. Tapi tahukah Anda bahwa selama delapan jam hari kerja, kita seharusnya hanya duduk paling lama dua jam? Menurut sebuah studi oleh ahli biokimia Jack P. Callaghan, PhD, ia menemukan bahwa untuk jangka panjang karyawan seharusnya bergerak lebih banyak daripada hanya sekedar duduk.

Rock Climbing Space di Kantor Pusat Google di New York

Google adalah salah satu pelopor dalam mempromosikan gerakan di kantornya. Kantor Pusat Google di New York memiliki dinding panjat tebing yang besar di mana karyawan dapat bermain untuk mengatasi stress mereka.

2. Tata Letak yang Fleksibel

Tempat kerja modern tidak lagi statis. Semakin meningkatnya pekerja remote dan tingkat pertumbuhan startup, desain yang fleksibel adalah elemen penting. Misalnya, workstation yang diubah menjadi meja berdiri, dinding bergerak, dan area yang dapat berfungsi sebagai ruang pertemuan dan lounge.

Lounge Kantor Red Bull bisa menjadi bar setelah jam kerja

Kantor Red Bull di London telah sepenuhnya menerima tren ini. Tempat kerja terasa seperti lounge raksasa. Area penerima tamu juga dirancang dapat diubah menjadi bar setelah jam kerja, berubah menjadi ruang trendi di mana karyawan dapat bersantai setelah kesibukan sehari-hari.

3. Faktor Kesehatan

Ketika kesehatan dan kesejahteraan karyawan menjadi pusat desain tempat kerja, produktivitas, kebahagiaan, dan kesehatan karyawan akan ikut meningkat. Selain mempromosikan gaya hidup sehat dengan adnya fleksibilitas tempat bekerja membuat karyawan bisa mendapatkan energi, mengurangi nyeri punggung dan memperbaiki postur tubuh.

Cafetaria Google dengan Bahan-Bahan Berkualitas

Google mengutamakan di kafetaria mereka. Di bar salad, bahan-bahan diberi label berdasarkan nilai gizinya. Hal ini membantu karyawan untuk membuat keputusan memakan makanan yang lebih sehat dan sesuai dengan kebutuhan gizinya. Pinterest juga menghadirkan lemari es yang berisi camilan sehat yang lengkap di kantor mereka.

4. Kembali Ke Alam

Menghabiskan lebih dari delapan jam sehari saat bekerja membuat kita kehilangan elemen-elemen alami. Biofilia adalah suatu hipotesis yang dikemukakan oleh seorang ahli biologi bernama Edward O. Wilson pada tahun 1984, dimana beliau mengemukakan bahwa sesungguhnya secara bawaan lahir manusia memiliki kecenderungan yang sangat kuat untuk berhubungan dengan alam atau lingkungan alaminya. Pada pemahaman yang lebih sederhana, konsep biofilia ini menyebabkan manusia menjadi senang atau setidaknya merasa rileks ketika melihat tumbuhan dan hewan serta kombinasi keduanya.

Studio Arsitektur Selgas Cano

Apple adalah salah satu perusahaan terbesar yang mengikuti tren desain ini. Kantor baru mereka disebut “Apple Park” penuh dengan lebih dari 10.000 pohon. Studio Arsitektur Selgas Cano memiliki kantor yang terletak di hutan dan sebagian di bawah tanah, menyatu dengan lingkungan di sekitar mereka.