INTERMEZO
Inilah 6 Alasan Mengapa Perusahaan Anda Perlu Mengadakan Seminar
Inilah 6 Alasan Mengapa Perusahaan Anda Perlu Mengadakan Seminar

Mengadakan sebuah seminar merupakan salah satu strategi pemasaran yang biasa dilakukan sebuah perusahaan. Berbagai aktivitas promosi bisa dimaksimalkan perusahaan saat itu, seperti pemasangan logo di berbagai atribut seminar hingga memberikan seminar kit yang juga mengandung unsur promosi perusahaan.

Aktivitas promosi hampir menjadi sebuah keharusan bagi bisnis yang ingin maju dan berkembang. Beragam strategi bisa dipilih dan dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan. Seminar perusahaan merupakan salah satu dari jenis event marketing yang memiliki banyak keunggualan dalam mencapai tujuan pemasaran sebuah perusahaan.

Hanya dengan satu, dua atau tiga hari event, sebuah seminar mampu mempersiapkan beberapa aktivitas pemasaran sekaligus. Baik itu mengadakan seminar secara mandiri, ataupun hadir sebagai sponsorship event tersebut. Namun berikut adalah beragam manfaat menyelenggarakan seminar bagi sebuah perusahaan.

 

1. Mengedukasi Pasar

Menyelenggarakan suatu seminar perusahaan menjadi salah satu cara yang efektif dalam mengedukasi pasar. Dengan membuat konten acara yang dapat menjadi pemahaman dan presepsi audiens tentang suatu hal, memperkenalkan sebuah solusi, dan membimbing target audiens memilih dan menggunakan produk kita.

Tentu saja hal ini harus kita kemas dengan rapih agar tidak terkesan hard selling. Yang paling sering kita dengar misalnya bagi sebuah perusahaan sekuritas atau investasi, maka seminar yang bisa mereka selenggarakan misalnya berjudul Cara Mengatur Keuangan Keluarga Dan Mempersiapkan Masa Pensiun.

Dalam seminar tersebut tidak secara langsung mengatakan bahwa target audiens harus segera membeli produk perusahaan kita. Namun dalam seminar tersebut kita mencoba untuk membangun kebutuhan, mengubah presepsi dan memberikan mereka pengetahuan yang dapat membimbing mereka untuk membeli produk kita.

2. Memperkuat brand

Ketika sebuah perusahaan mengadakan suatu seminar, maka segala atribut dan aktivitas pemasaran seminar tersebut tentu akan mencantumkan brand kita. Tentu saja makin sering terlihat maka target audiens akan semakin kenal dan familiar dengan brand identity perusahaan kita.

Selain itu konten acara dari seminar tersebut juga dapat memperkuat citra perusahaan di benak masyarakat. Contohnya seperti yang pernah dilakukan Dancow, brand perusahaan yang menjual susu kesehatan bagi bayi dan anak tersebut. Mengadakan seminar yang ditujukan kepada ibu-ibu khususnya yang baru memiliki anak usia dibawah 7 tahun. Tema yang diangkat adalah bagaimana menjaga kesehatan dan membantu tumbuh kembang anak di masa emas (dibawah 7 tahun) tersebut.

Dengan diadakannya hal ini, Dancow berhasil menanamkan presepsi atau kesan di benak masyarakat bahwa Brand mereka adalah brand yang paling peduli dan ekspert dalam masalah kesehatan anak.

3. Meningkatkan Engagement

Setinggi apapun tingkat interaksi kita dengan audiens melalui media online, tidak lengkap rasanya jika kita belum berinteraksi secara langsung. Seminar dapat menjadi sebuah wadah bagi perusahaan untuk lebih dekat dengan audiensnya. Biasanya dalam sebuah seminar, sponsor ataupun penyelenggara akan menyediakan booth atau stand promosi bagi perusahaan. Nah, melalui hal itu kita dapat menyapa audiens dan sebaliknya mereka juga menjadi lebih terbuka dan mau berinteraksi baik itu bertanya seputar produk atau terlibat ke dalam kampanye atau program promosi lainnya. Baik itu secara langsung tentang produk yang kita jual ataupun tidak secara langsung.

Interaksi tentang produk secara langsung, misalkan showcase motor atau mobil yang mana ketika audiens lewat mereka akan disambut Sales Promotion Girls/Boys (SPG/SPB) yang kemudian akan menjelaskan tentang produk mobil atau motor tersebut beserta keunggulannya. Bahkan hingga melakukan test drive atau sekedar merasakan empuknya kursi mobil baru dan menghidupkan mesin mobil yang masih terdengar halus.

Sementara, interaksi yang tidak secara langsung menjurus ke produk misalkan games atau doorprize tertentu yang melibatkan audiens. Dan biasanya perusahaan menyediakan hadiah bagi audiens yang mau berinteraksi tersebut baik berupa produk ataupun souvenir perusahaan.

 

Baca Juga : Tips Cerdas Memilih Souvenir perusahaan Sebagai Media Promosi

 

4. Membangun Kepercayaan

Brand perusahaan yang muncul di publik dan jelas keberadaannya akan cenderung lebih mudah untuk dipercaya. Menyelenggarakan seminar seolah menjadi statement bahwa perusahaan ini benar-benar ada, profesional dan dapat dipercaya. Terlebih jika perusahaan kita terbilang baru, maka dengan menyelenggarakan acara seminar perusahaan setidaknya kita bisa meyakinkan para peserta seminar tersebut bahwa perusahaan kita ada dan kredibel.

Undanglah pembicara atau pemateri seminar yang terkenal, atau setidaknya dianggap ekspert dan mumpuni di bidang yang menjadi tema seminar tersebut. Dan usahakan tema seminarnya juga sedikit banyak berhubungan dengan produk atau perusahaan kita.

Kemudian, masih dalam rangka membangun kepercayaan. Menambahkan unsur promosi dalam seminar kit akan sangat diperlukan. Dengan begitu ketika seminar tersebut berakhir sekalipun, peserta seminar tersebut memiliki benda atau kenangan yang dapat mengingatkan mereka pada perusahaan kita.

5. Menambah database customer potensial

Membuat konten/materi seminar yang menarik bagi target audiens yang kita sasar sangat penting bagi perusahaan. Sehingga mereka yang datang ke seminar merupakan customer potensial bagi perusahaan.

Dari situ, bukan hal sulit untuk mendapatkan database peserta seminar yang selanjutnya bisa di follow up tim pemasaran kita. Baik itu diarahkan untuk program tertentu atau langsung ke pembelian produk.

6. Meningkatkan Penjualan

Sebagaimana tujuan dari segala aktivitas pemasaran adalah meningkatkan keuntungan perusahaan. Seminar pun demikian, selain memiliki manfaat seperti kelima point diatas, seminar juga bisa menjadi ajang untuk meningkatkan penjualan. Meskipun kita tetap harus memperhatikan dan mengemas seminar tersebut dengan cantik, sehingga apabila memang ada aktivitas penjualan sekalipun tidak terkesan memaksa atau hard selling.

Hal ini juga biasa dilakukan oleh organisasi non profit dalam menghimpun dana dari para donatur. Maka jika memang adanya seminar tersebut bisa langsung meningkatkan angka penjualan, itu berarti seminar yang kita selenggarakan bisa dikatakan sangat sukses.