INTERMEZO
Strategi Story Telling Untuk Mendongkrak Penjualan Secara Online
Strategi Story Telling Untuk Mendongkrak Penjualan Secara Online

Bagi sebagian orang pernah mengalami pertemuan yang tak terduga dengan kawan lama,  kemudian berlanjut dengan obrolan santai tentang aktivitas yang kini sedang ditekuni. Tanpa disadari, saat bercerita inilah sebenarnya Anda sedang menerapkan strategi marketing paling ampuh, yaitu story telling.

Story telling merupakan cara yang natural untuk menggaet perhatian orang sekaligus menanam sebuah informasi ke dalam ingatan orang. Orang akan tertarik mencari tahu lebih jauh seputar bisnis yang Anda rintis melalui kisah seru jatuh bangun yang Anda ceritakan. Nah, hal yang sama juga bisa diterapkan terhadap bisnis online Anda.

 

Sosial Media

Melanjutkan kisah di atas tadi bahwa ternyata story telling ditambah dengan faktor kedekatan antar kawan, menjadi poin tersendiri terhadap proses branding. Kedua hal ini semestinya bisa juga diterjemahkan pada setiap post di sosial media melalui konten yang informatif.  

Konten-konten informatif inilah yang akan membangun hubungan emosional dengan pelanggan, sehingga akan timbul rasa percaya terhadap brand Anda. Dan jika kepercayaan sudah berada dalam genggaman, maka proses selanjutnya akan jauh lebih mudah.

 

Blog

Apa yang Anda rasakan bila membaca tulisan yang sifatnya hanya jualan dan selalu jualan? Maka akan merasa bosan bukan?. Untuk menghindarinya, bungkuslah sesuatu yang sifatnya jualan tadi dengan story telling yang menarik.

Misalnya, jika Anda menjual pulpen, tuliskan saja kisah perjalanan pulpen yang dahulu dibuat dari batang ilalang dengan cara mencelupkannya ke dalam campuran serbuk bata sebagai tinta, hingga berabad kemudian mengalami penyempurnaan sampai pada akhirnya menjadi bentuk pulpen seperti yang kita gunakan sekarang.

 


Baca Juga :

6 Perbedaan Marketing, Selling dan Branding yang Perlu diketahui

Tips Marketing Online Untuk Perusahaan B2B


 

Halaman ‘Tentang Kami’ di Laman Website

Tidak jarang isi dari ‘tentang kami’ pada laman website bisnis online, sangatlah membosankan untuk dibaca. Karena biasanya isinya tidak jauh dari biografi kapan bisnis tersebut berdiri, siapa saja para pendirinya dan bla bla bla. Akan lebih menarik bila Anda menceritakan tentang apa yang melatarbelakangi konsep bisnis yang dipilih sampai perjalanan jatuh bangunnya perusahaan.   

 

Email marketing

Menjalin komunikasi personal dengan mengirimkan email marketing/ newsletter ke email pelanggan alangkah lebih bagusnya jika dirangkai juga dengan pemilihan subject email yang menarik sehingga orang tertarik untuk membuka & membacanya. Serta tentunya siapkan konsep story telling yang menarik untuk memperkenalkan produk terbaru Anda. Sebagai contoh, kaitkan produk souvenir tumbler premium dengan kenyataan bahwa penggunaan tumbler premium terbukti dapat mengurangi penggunaan botol plastik serta dapat mendukung program “Go Green”.      

 

Iklan

Mahalnya biaya iklan terkadang membuat pesan yang disampaikan menjadi terlalu to the point, dengan hanya menggunakan satu kalimat untuk merangkum produk yang ditawarkan, manfaat yang bisa didapatkan pelanggan, hingga call to action.

Padahal, kekuatan iklan justru akan lebih mengena jika disampaikan dengan alur cerita. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh Ramayana dengan iklannya yang nyentrik bertagline #KerenHakSegalaBangsa. Dalam iklan tersebut dikisahkan bahwa kalangan masyarakat menengah ke bawah dari beragam profesi pun memiliki keinginan & berhak untuk berpenampilan keren.

Berawal dari membaca cerita menarik yang brand Anda tonjolkan, diharapkan publik akan mulai mengenal, menyukai, dan tidak mustahil akan menjadi pelanggan setia brand Anda. Yuk mulai perbaiki cara penyampaian konten Anda sekarang juga untuk bisa mendongkrak penjualan Anda.