Blog
Berita
(Infographic) 4 Inspirasi Pengusaha Dunia Yang Bisa Anda Jadikan Acuan Mengembangkan Brand

Banyak tokoh pengusaha sukses diluar sana yang sudah mencicipi kesuksesan mereka, orang-orang itu seperti Bill Gates, Steve Jobs, Jack Ma, Jeff Benzos dan masih banyak lagi. Kesuksesan yang mereka capai sampai saat ini bukan tanpa usaha, banyak rintangan yang sudah mereka lewati untuk pencapaian tersebut. Mungkin infographic dan penjelasan dibawah bisa anda jadikan acuan bagaimana seharusnya pengusaha itu bertindak.

1. Steve Jobs

“ Stay foolish, Stay Hungry “ kutipan ini diucapkan Steve Jobs saat upacara kelulusan Universitas Stanford pada tahun 2005 silam. Sebelum akhirnya Steve Job mengucapkan kutipan ini di upacara kelulusan tersebut, katalog Amerika yang berjudul Whole earth Catalog sudah mengutip terlebih dahulu di akhir katalog tersebut edisi 1974. Kutipan tersebut mengingatkan bahwa

“Jangan pernah puas, berusahalah terus lakukan hal-hal yang orang lain katakana tidak bisa dilakukan. “

2. Jack Ma

Ungkapan Jack Ma mengingatkan bahwa selama kamu tidak menyerah dan selalu berusaha untuk bisa mencapai mimpi itu bahkan jika kamu kecil sekalipun ( usaha yang masih kecil ) berarti kamu harus fokus untuk pencapaian yang lebih besar bukan menggunakan kekuatan fisikmu, tapi gunakan otakmu.

3. Jeff Bezos

Pertanyaan umum yang selalu diajukan dalam bisnis adalah ' Mengapa?' Itu adalah pertanyaan bagus, tetapi pertanyaan itu setara
dengan jawaban 'Mengapa tidak'

4. Bill Gate

Semua orang pasti tahu bahwa kita tidak bisa memilih akan dilahirkan seperti apa, dalam keadaan seperti, sekalipun memang harus lahir dalam keadaan yang berkekurangan bukan berarti itu kesalahanmu. Bersyukurlah kamu yang memang lahir kedunia ini dengan keadaan yang berkecukupan sementara yang lainnya harus mengalami keadaan sebaliknya. Jadi berusalah terus untuk mencapai mimpi-mimpimu.

Mungkin 4 kutipan dari pengusaha dunia diatas bisa dijadikan acuan, bagaimana susahnya mereka meyakinkan konsumen, membuat konsumen mencintai produk yang kita tawarkan, bagaimana agar produk tersebut menarik, jatuh bangun membesarkan brand sudah mereka rasakan.

Sekarang kamu yang akan merasakan hal-hal tersebut, bukan waktunya lagi mengeluh, waktunya berpikir kedepan. Jika masih kebingungan bagaimana agar konsumen mencintai produk kita, #Tanyacera aja!

Baca Sekarang
Strategi
4 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Tim PR dan Marketing Sebelum Promosi

Akhir tahun akan datang sebentar lagi. Bagi perusahaan inilah waktunya merapatkan barisan bersiap membuat rencana-rencana untuk menyambut tahun baru. Pada saat-saat seperti ini, biasanya perusahaan akan mengembangkan usahanya. Salah cara untuk melakukannya adalah dengan berpromosi.

Promosi akhir tahun memang hal yang lumrah dilakukan oleh banyak perusahaan. Mereka berharap dengan melakukan hal seperti ini maka di tahun yang akan datang, perusahaannya semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu pemasukan pada perusahaan pun diharapkan akan meningkat. Promosi tersebut dapat berupa merchandise atau souvenir. Sebuah imbalan jasa pun juga dapat digunakan sebagai ajang promosi perusahaan.

Namun, dibandingkan menggunakan jasa atau pelayanan, banyak dari perusahaan yang memilih merchandise atau souvenir. Mengapa? Karena banyak keuntungan yang didapat oleh perusahaan dari penggunaan barang tersebut. Memberi target audience berupa merchandise atau souvenir akan membuat mereka terkesan. Hal tersebut memungkinkan si audience akan mengingat kembali tentang perusahaan Anda. Selain itu juga dapat meningkatkan brand-awareness Anda sendiri.

Nah, untuk menangani masalah promosi yang berhubungan dengan pihak ketiga, bagian seperti Public Relation (PR) atau Marketing merupakan kuncinya. Merekalah yang akan mengeksekusi promosi seperti apa yang  harus dilakukan agar tidak memakan budget perusahaan maupun merugikan perusahaan ketika program sudah dieksekusi.

Oleh karena itu, bagian PR atau Marketing perlu mengetahui beberapa masalah sebelum melakukan promosi. Lalu, apa saja yang harus dilakukan oleh tim tersebut agar program dapat berjalan? Simak penuturannya sebagai berikut.

Pahami Objektif dari Program Perusahaan yang Sedang Dijalankan

Sebelum melakukan sebuah promosi, tim PR atau marketing harus tahu terlebih dahulu mengenai objektif atau tujuan dari diadakannya program tersebut. Pada tahap ini, biasanya menjelang adanya suatu event, perusahaan sudah melakukan rapat bersama seluruh tim. Dari situ, perusahaan akan menentukan tujuan event tersebut.

Mengenali Issue yang Sedang Naik Daun

Sebuah tim PR atau marketing harus mengenali issue apa yang sedang ‘naik daun’ di masyarakat saat event diselenggarakan. Hal ini cukup penting untuk diperhatikan karena menggunakan issue yang sedang booming dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap event perusahaan Anda. Setelah mengetahui semuanya, mereka harus menentukan barang apa yang akan dijadikan sebagai promosi perusahaan. Namun, pilihlah barang yang sesuai dengan issue tersebut agar lebih menarik masyarakat.

Mengumpulkan Data

Pada tahap ini, tim PR atau marketing dapat melakukan brainstorming terlebih dahulu tentang barang yang dipilih sebagai merchandise atau souvenir. Pertama-tama mereka harus menganalisis tujuan event tersebut. Setelah mendapatkan ide atau issue seperti yang telah disebut di atas, tim harus mengidentifikasi satu-persatu mengenai target audience seperti apa, serta apa merchandise yang akan diberikan kepada target audience dan media apa yang sesuai dengan target tersebut.

Tahap inilah yang akan memakan waktu cukup lama. Tim harus memerhatikan pasar secara detail. Salah satunya target audience dari event Anda tersebut. Tim harus menentukan sasaran penerima merchandise atau souvenir tersebut. Mulai dari jenis kelamin, umur, tempat tinggal hingga pekerjaan mereka sebaiknya ditentukan terlebih dahulu agar mempermudah tim dalam memilih jenis souvenir.

Apabila sudah mengetahui hal tersebut dan issue yang ada, tentukan merchandise apa yang akan diberikan. Untuk memilihnya, tim juga tak boleh mengabaikan mengenai desain produknya, bahan yang dipakai, serta harga yang akan dikeluarkan.

Mencari Vendor yang Terpercaya

Inilah tahap yang bisa dibilang cukup gambling. Jika tim marketing maupun PR tidak pandai menghitung, bisa-bisa anggaran akan melambung di luar ekspektasi. Oleh sebab itu, mencari vendor yang terpercaya dapat menjadi solusinya. Namun, hal yang harus diingat kembali adalah tidak semua vendor dapat menerima pesanan yang Anda inginkan. Banyak vendor yang hanya memiliki nama namun kualitas produknya pun masih di bawah rata-rata, maupun sebaliknya. Jadi, pilihlah dengan cermat vendor mana yang dapat memenuhi kebutuhan Anda.

Pada akhirnya, apapun medianya, sebuah souvenir promosi dari perusahaan Anda tetap akan membantu audience mengenal dan tahu mengenai jenis bisnis Anda. Hanya saja dalam proses mendapatkan sebuah souvenir itu diperlukan perencanaan yang matang agar tidak salah pilih oleh tim PR atau marketing dalam perusahaan. Jika Anda menemukan kesulitan dalam menentukan dan mendapatkan souvenir untuk bisnis Anda, yuk, #TanyaCera saja!

Baca Sekarang
Perusahaan Terus Berkembang Pesat, Inilah Rahasia Pemimpin Visioner

Memiliki pemimpin yang visioner merupakan dambaan bagi perusahaan. Pemimpin visioner tahu  kemana akan membawa perusahaannya saat ini maupun di masa yang akan datang. Sebagai pemimpin, tingkah laku dan kepribadiannya akan dicontoh oleh karyawannya. Apabila pemimpin tersebut memiliki pandangan visioner, perusahaan tak perlu takut akan perkembangannya di masa yang akan datang.

Lalu apa yang perlu diperhatikan agar kita tahu pemimpin itu visioner atau tidak? Berikut inilah beberapa rahasia yang dimiliki oleh pemimpin visioner.

Komunikasi yang baik dengan karyawan dalam perusahaan

Menjalin komunikasi dengan karyawan merupakan hal yang harus bisa dilakukan oleh seorang pemimpin yang memiliki jiwa visioner. Komunikasi dua arah yang baik membuat karyawan merasa dibutuhkan oleh pemimpin. Hal tersebut akan memengaruhi kinerja karyawan. Kunci kesuksesan dalam bekerja salah satunya adalah melalui komunikasi yang baik antar karyawan dengan ‘atasan’ maupun antar sesama karyawan.  

Paham tentang kondisi kantor, baik lingkungan maupun karyawannya

Seorang pemimpin yang visioner akan mengingat tentang faktor-faktor yang membuat perusahaannya tetap hidup. Lingkungan perusahaan dan karyawannya tak luput dari kacamata seorang pemimpin karena merekalah perusahaan dapat terus berjalan. Lingkungan perusahaan yang nyaman akan membuat karyawan produktif dan betah disana. Selain itu, pemimpin tersebut juga dapat memberi karyawannya gift agar lebih semangat untuk bekerja. Untuk mendapatkan gift tersebut, Anda bisa #TanyaCera saja.

Tanya Cera merupakan sebuah platform baru dari Ceraproduction.com yang mempunyai fitur terbaru yang memudahkan Anda untuk mencari souvenir untuk karyawan dengan model dan desain yang beragam.

Paham tentang tren yang sedang ‘naik daun’

Agar perusahaan yang dikelola tetap berjalan, pemimpin visioner tak lupa untuk selalu mengikuti tren yang sedang viral di masyarakat. Memahami tren disini adalah mengikuti setiap perubahan tren yang sedang terjadi. Namun, tidak semua tren akan cocok dengan identitas perusahaan. Seorang pemimpin visioner memiliki pandangan tren mana yang sesuai dengan keadaan perusahaannya saat ini.

Diskusi dengan Orang Lain

Berdiskusi dengan orang lain misalnya karyawan maupun teman sesama pemimpin perusahaan lain juga memengaruhi tindakan pemimpin. Seorang pimpinan yang visioner terus merasa haus akan ilmu. Ia percaya jika ilmu bisa didapat dari mana saja, salah satunya adalah diskusi. Berdiskusi dengan karyawannya tidak membuat membuatnya merasa lebih rendah, justru membuatnya terlihat mengayomi karyawan.

Detail Oriented

Teliti terhadap hal-hal kecil merupakan salah satu rahasia pemimpin agar dapat mengerti hal-hal penting apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Si pemimpin dapat mengawalinya dengan memerhatikan hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari mereka. Membiasakan diri dengan melakukan hal tersebut akan membuat seseorang jadi lebih teliti dengan apa yang sedang mereka kerjakan.

Perencanaan Matang

Dalam merencanakan sesuatu hal yang berkaitan dengan perusahaan, misalnya saja mengenai program kerja dan sebagainya, pemimpin perusahaan haruslah bisa menentukan perencanaan. Sebuah perencanaan yang matang  dapat menghasilkan outcome yang maksimal jika dieksekusi dengan tepat.

Itulah beberapa rahasia yang dimiliki oleh seorang pemimpin visioner. Berbekal beberapa keterampilan dan sifat seperti yang disebut diatas, mereka dapat mengembangkan bisnis perusahaan. Perusahaan yang dikelola dengan benar oleh seorang pemimpin yang mempunyai visi jauh ke depan, akan terus melaju pertumbuhannya. Jadi, sudah siapkah Anda menjadi pemimpin visioner untuk masa yang akan datang? Yuk, persiapkan dirimu dari sekarang!

Baca Sekarang
(Infographic) Membangun Brand Awareness Menggunakan Merchandise

Ketika persaingan pasar sangat sengit dan konsumen terpapar iklan dari beragam brand, bagaimana brand Anda bisa menonjol? Bagaimana Anda bisa membuat pelanggan percaya apa yang anda tawarkan lebih unggul? Bagaimana Anda bisa mendapatkan kepercayaan dan kesetiaan mereka?

Jawabannya adalah branding jangka panjang salah satunya menggunakan merchandise. Penting untuk diingat bahwa branding menggunakan merchandise sebagai media promosi adalah bagaimana cara Anda berkomunikasi dengan konsumen bukan sekedar memamerkan logo.

Pastikan Anda menggunakan merchandise yang dapat digunakan konsumen setiap hari. Karena, sekali anda salah memilih merchandise untuk membangung brand, anggaran Anda akan terbuang sia-sia. Jika Anda kebingungan mencari merchandise yang cocok untuk membangun brand, langsung #Tanya Cera saja!

Nah, infographic di bawah akan membawa Anda bagaimana cara yang tepat menggunakan merchandise untuk membangun Brand Awareness.

Itulah 5 strategi penting ketika Anda membangung brand awareness untuk meningkatkan loyalitas konsumen, sehingga penjualan akan terus meningkat.

Baca Sekarang
Intermezo
Divisi Promosi, Humas Hingga CEO Wajib Paham Ini, Karena “Tidak Semua Hal Dapat Dinikmati Secara Digital”

Salah satu poin yang membuat sebuah perusahaan dapat “berumur panjang” adalah bagaimana menjaga hubungan baik dengan seluruh pihak yang berkaitan dengan perkembangan perusahaan. Mulai dari relasi bisnis hingga target audiens dari perusahaan tersebut. Berpromosi merupakan salah satu bentuk kegiatan agar perusahaan tetap hadir lebih dekat dengan konsumennya. Di sisi lain kegiatan promosi tersebut juga dilakukan untuk menjaga persaingan dengan kompetitor perusahaan. Seiring perkembangan industri, metode dalam kegiatan promosi mempunyai tujuan beragam untuk memenangkan perhatian hingga loyalitas dari masing-masing konsumen.

Digital media yang merupakan buah dari perkembangan sektor teknologi juga ikut “mempercantik” dalam melakukan kegiatan promosi perusahaan. Bahkan jika perusahaan tidak segera hadir dan aktif berpromosi menggunakan digital media, bisa dikatakan mereka akan kehilangan hampir 80% potential next buyer. Di tengah hingar bingar persaingan promosi menggunakan digital media, ada satu hal yang wajib menjadi renungan bagi divisi promosi, humas bahkan hingga CEO yaitu “Tidak Semua Hal Dapat Dinikmati Secara Digital”. Promosi bertujuan untuk mendekatkan hubungan antara perusahaan dengan konsumen. Oleh karena itu, jangan sampai lalai hanya dengan terus-menerus mengikuti tren teknologi terutama penggunaan digital media. Sebuah media promosi yang dapat hadir lebih dekat dengan setiap konsumen, tidak hanya sebatas dunia digital, masih tetap diperlukan.

Digital Media Tawarkan Kemudahan Memantau Anggaran Promosi

Kehadiran sebuah teknologi tentu menawarkan kemudahan bagi setiap penggunanya. Tidak terkecuali penggunaaan digital media dalam kegiatan promosi perusahaan. Salah satu kemudahaan yang ditawarkan digital media dalam kegiatan promosi terletak pada kegiatan memantau anggaran promosi yang dikeluarkan. Mengambil contoh aktivitas promosi perusahaan menggunakan social media, ketika ingin pesannya menjangkau lebih banyak konsumen, Anda dapat menggunakan fitur ads dan memasukkan anggaran yang diinginkan. Saat pesan itu direspon lebih banyak konsumen, maka perusahaan juga dapat dengan mudah memantau anggaran apakah sesuai dengan yang direncakan atau tidak. Jika ternyata anggaran yang dikeluarkan melebihi dari batas minimal yang direncanakan, saat itu juga dapat dengan mudah menghentikan aktivitas iklan tersebut.

Meskipun banyak kemudahan yang ditawarkan digital media, namun hal itu justru bisa membuat para pengambil keputusan dibagian promosi, humas bahkan CEO kurang peka dan ceroboh dalam menganalisis kegiatan promosi yang dilakukan. Apakah kegiatan promosi melalui iklan itu sesuai dengan karakter konsumen Anda? Apakah melalui kegiatan promosi tersebut konsumen merasa lebih dekat dengan perusahaan? Apakah melalui aktivitas promosi tersebut perusahaan dapat menyampaikan pesan secara maksimal dan pesan tersebut dapat hadir secara continue hingga tercipta brand loyalty terhadap perusahaan?

Hal-hal itu sering terlewatkan sebab ketika menggunakan digital media, Key Performance Indicator (KPI) hanya berkutat pada reach (jangkauan), dan engagement (like, share, comment) saja. Sementara kesuksesan sebuah program promosi tidak hanya diukur dari sisi digital atau online saja namun juga integrasi antara offline dan online.

Solusi Ketika “Tidak Semua Hal Dapat Dinikmati Secara Digital”

Sebelumnya Anda sendiri harus menjawab pertanyaan ini, "apa yang anda rasakan ketika mengikuti sebuah acara seminar yang diselenggarakan oleh perusahaan dan mendapatkan sebuah sertifikat atau kenang-kenangan dari acara tersebut, namun ternyata sertifikat dan kenang-kenangan tersebut dalam bentuk digital?" Dapat dipastikan sebagian besar orang akan memberikan respon negatif terhadap acara hingga perusahaan yang menyelenggarakannya.

Dalam program promosi perusahaan apapun itu bentuknya, special media perlu hadir untuk dapat memberikan dampak positif di hadapan konsumen. Salah satu special media yang dapat menjadi solusi adalah souvenir yang wajib dihadirkan oleh perusahaan. Lengkapi souvenir tersebut dengan menawarkan berbagai benefit menarik yang tentunya akan membuat divisi promosi hingga CEO pun berpikir dua kali untuk “meremehkan” adanya souvenir perusahaan.

5 Benefit yang Akan Menguntungkan Perusahaan

Setidaknya ada lima keunggulan yang dimiliki souvenir promosi sehingga dapat memaksimalkan program promosi Anda. Lima keunggulan souvenir promosi tersebut antara lain:

1. Memiliki Kedekatan Personal

Media promosi yang baik adalah yang dapat hadir hingga menyentuh sisi paling personal setiap konsumen. Pesan promosi yang disampaikan juga dapat semakin personal ketika media yang digunakan sangat dekat dengan seorang konsumen. Contohnya, apabila konsumen Anda adalah orang yang hobi berolahraga dan sangat menjaga kesehatan, maka pesan promosi Anda tentang kesehatan yang dikemas dengan souvenir tumbler tentu akan sangat menarik dan menyentuh sisi personal dari konsumen tersebut.

 

2. Fungsional

Media promosi yang efektif adalah ketika media tersebut tidak terlihat dan tidak terasa seperti media promosi. Orang-orang terkadang kurang nyaman bila sebuah brand berpromosi secara hard selling. Media promosi hard selling kadang menjadi sesuatu yang menggangu konsumen. Jika media promosi tersebut mempunyai fungsi yang dibutuhkan oleh konsumen, maka dengan senang hati para konsumen menggunakan media promosi tersebut. Jadi, menggunakan souvenir promosi akan memilki nilai fungsional sehingga promosi Anda akan menjadi lebih viral.

 

3. Tahan Lebih Lama

Souvenir yang digunakan perusahaan sebagai media promosi tentu memiliki daya tahan lebih lama. Daya tahan yang lama tersebut akan menghemat anggaran promosi perusahaan namun tetap dapat berpromosi secara maksimal pada konsumen yang menerima souvenir perusahaan tersebut.

 

4. Memiliki Harga Ekonomis

Jika dibandingkan berpromosi menggunakan media televisi dan beberapa media konvensional lainnya, souvenir promosi termasuk media promosi yang memiliki harga lebih murah. Souvenir promosi tersedia dalam berbagai bentuk dan masing-masing bentuk memiliki harga yang ekonomis. Tentunya hal tersebut bisa menjadi keunggulan yang menarik bagi perusahaan.

 

5. Souvenir Perusahaan Bebas Pajak

Setiap program promosi hingga penggunaan media akan mempunyai nilai pajak tersendiri. Nilai pajak yang paling terasa adalah setiap penanyangan promosi pada media yang digunakan. Namun, jika Anda berpromosi dengan menggunakan media souvenir perusahaan tidak akan dikenai pajak.

 

Menjadikan souvenir perusahaan sebagai penyeimbang aktivitas promosi menggunakan digital media tidak dapat dianggap sebagai perkara yang mudah. Sama halnya ketika menggunakan digital media, banyak persiapan hingga analisa mendalam untuk menentukan pilihan yang tepat akan menggunakan channel mana. Justru hal lebih kompleks akan ditemui perusahaan ketika ingin menghadirkan souvenir perusahaan sebagai media promosi. Mulai dari penentuan jenis souvenir, desain yang digunakan hingga hitungan-hitungan biaya produksi agar pihak perusahaan tidak dirugikan.

Salah satu hal yang rumit tentu saja terletak pada hitungan biaya produksi yang harus dicermati oleh perusahaan. Sebab biaya itu yang nantinya akan dijadikan acuan setiap pieces souvenir mempunyai harga berapa dan sesuai atau tidak dengan biaya seluruh program promosi yang telah dirancang. Jika Anda tidak ingin menghabiskan tenaga dan pikiran hanya berkutat pada rumus hitungan biaya produksi souvenir perusahaan untuk mendapatkan harga yang ekonomis, #TanyaCERA sekarang juga dan dapatkan segala hitungan setiap souvenir perusahaan yang sedang Anda butuhkan.

Baca Sekarang
Malu Bertanya Sesat di Jalan, Ribet Membaca, Ya #TanyaCera!

Pernahkah Anda membayangkan proses dalam pemesanan souvenir atau merchandise itu seperti apa? Proses pemesanan souvenir ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Bagaimana jika Anda adalah seorang tim PR atau marketing? Pasti Anda akan merasakan betapa susahnya menghitung segala kebutuhan yang terkait dengan pemesanan souvenir untuk bisnis Anda tersebut.

Seringkali kita hanya tahu berapa jumlah souvenir yang akan dipesan dan harga per-bijinya berapa lalu dikali berapa dan kita akan menemukan harga yang akan dibayar. Namun, semua itu baru kulit luarnya saja. Masih banyak yang harus dihitung untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Bahkan terdapat rumus khusus dalam menghitung harga sebuah souvenir. Mulai dari bahan baku, proses pembuatan sampai souvenir tersebut siap digunakan. Simak saja rumus-rumus mengenai blocknote, paperbag, katalog dan juga kalender berikut ini.

Simak Saja Rumus Menghitung Paperbag di Bawah Ini

Paperbag merupakan souvenir yang sering dilirik oleh banyak orang. Meskipun terlihat biasa saja, namun apakah Anda tahu jika diperlukan rumus yang rumit hanya untuk mendapat harganya?

Coba Perhatikan Sederet Rumus Katalog Ini

Hanya untuk mendapatkan total harga souvenir katalog, Anda tak perlu memaksakan diri menghitung rumus sulit di atas.

Susah Bukan Menghitung Harga Souvenir Blocknote?

Apakah Anda masih mau bersusah payah menghitung sederet rumus seperti di atas?

Masih Mau Lagi Menghitung Rumus untuk Kalender?

Apakah Anda yakin dapat menyelesaikan rumus tersebut?

Anda sudah tahu bukan bagaimana proses pembuatan satu souvenir saja membutuhkan rumus yang begitu rumit. Oleh karena itu, #TanyaCera saja jika tak mau pusing menentukan anggaran yang harus dikeluarkan. 

Baca Sekarang
55+ Ide Praktis Meningkatkan Efektifitas Promosi Menggunakan Souvenir

Apa yang membuat barang itu sangat berkesan di mata audience? kami percaya bahwa pemberian yang bagus adalah sesuatu yang orisinil yang tidak hanya terlihat keren, tapi juga bermanfaat dan, boleh saya tambahkan, portable! Itu sangat penting. Jika Anda sudah menghadirkan produk seperti itu untuk event, promosi perusahaan dan giveaway, percayalah itu akan sangat menyenangkan audience.

Jika Anda tidak pernah mempertimbangkan untuk menggunakan souvenir promosi, mungkin sudah seharusnya memulai hal tersebut dari sekarang. Pemberian hadiah merupakan kesempatan untuk menimbulkan kesan kekal pada audience. Belum lagi peluang pemasarannya. Beri mereka sesuatu yang berharga dan mereka akan dengan senang hati mengingat brand beberapa bulan setelahnya, jika bukan bertahun-tahun. Pemberian hadiah yang dipikirkan dengan baik tidak hanya berguna bagi audience, namun juga akan memperkuat brand.

Sebenarnya, tim kami juga sudah menyediakan game yang akan membantu Anda dalam memilih produk,  mengingat jenis peserta, apa yang ingin Anda capai dari acara tersebut..

Cobalah sendiri!

 

55+ ide praktis diatas juga sudah dipersiapkan matang-matang oleh tim marketing kami, sehingga produk sangat cocok untuk dihadirkan sesuai kategori yang sudah disediakan.

Selamat menikmati, enjoy!

Baca Sekarang
6 Kesalahan Yang Justru Membuat Karyawan Meninggalkan Anda, BOS Wajib Baca!

Pimpinan acap kali mengeluh akibat ditinggalkan karyawan terbaiknya. Hal ini sudah pasti menjadi masalah tersendiri bagi si “manajer”. Karena untuk mencari karyawan yang disiplin, tekun, ulet itu bukan perkara yang gampang. Pasalnya untuk menemukan sosok berkualitas membutuhkan waktu yang cukup lama.

Manajer sendiri seringkali menyalahkan karyawan lain sebagai penyebab utama resignnya. Padahal inti dari permasalahan, justru ada pada pimpinan itu sendiri. Sebelum Anda berpikir bahwa perusahaan sebagai faktor utama, cobalah mengintrospeksi diri terlebih dahulu. Jangan-jangan Andalah akar permasalahan utamanya.

Nah, hal seperti ini sebenarnya bisa di hindari, tapi terlebih dahulu simak 6 kesalahan yang sering di lakukan manajer, sehingga kedepannya bisa menghindari dan tetap menikmati kualitas kerja karyawan Anda.

Kesalahan-Kesalahan Manajer Yang Membuat Karyawan Memilih Meninggalkan Anda dan Pekerjaannya

1. Tidak Memedulikan Karyawannya

Mereka yang memilih hengkang dari perusahaan dan meninggalkan manajernya rata-rata karena tidak ada hubungan baik antar karyawan. Manajer tidak bisa memberikan keseimbangan antara kehidupan professional dan sosial. Karena tidak adanya komunikasi yang baik selama 8 jam kerja, untuk mendapat kesempatan bekerja samapun sangatlah sulit. Hal itulah yang membuat karyawan menjadi bosan mendengar bos hanya peduli dengan PRODUKTIVITAS semata dan tidak memedulikan hal-hal penting lainnya.

2. Mencederai Komitmen

Ketika pimpinan menyatakan komitmen, sudah seharusnya anda menunjukkan jiwa kepemimpinan Anda. Kenapa? karena denga begitu Anda bisa mendapatkan kepercayaan dari mereka.Jangan hanya memberikan janji tapi tidak ditepati, terlebih Anda adalah pimpinan perusahaan tersebut. Jadilah panutan untuk karyawanmu jangan sampai mencederai komitmen yang sudah dibuat, karena itu hanya akan membuat karyawan meninggalkan Anda dan pekerjaannya.

3. Tidak Adanya Reward Prestasi Kerja

Adakalanya karyawan sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan goal yang diberikan perusahaan, tapi tidak dihargai sama sekali. Bagaimana perasaan Anda jika berada di posisi tersebut? Tentu sangat mengecewakan. Kesalahan seperti inilah yang sering terjadi karena tidak ada nya apresiasi kerja untuk menambah motivasi dan semangat karyawan. Nah, jika Anda sebagai manajer sudah merasa berada di posisi seperti ini, sudah sebaiknya anda menyiapkan gift untuk apreasiasi kerja sehingga keproduktifan karyawan tetap terjaga. Lantas, gift seperti apasih yang cocok untuk karyawan Anda… Tanyakan cera aja!

Kenapa #TanyaCera ? Karena dengan platform baru ceraproduction.com, banyak sekali fitur yang mempermudah anda untuk menemukan setiap souvenir sebagai apresiasi kerja karyawan.

4. Memilih Orang Yang Salah

Menggantikan posisi karyawan terbaik yang naik jabatan setelah peforma kerja yang di apresiasi pimpinan berkat keuletannya memanglah benar, tetapi ketika anda ingin menggantikan posisi yang di tinggalkan jangan sampai terperangkap kedalam lubang yang salah dengan merekrut karyawan yang posisinya justru lebih layak dibawah posisi yang di tempati sekarang. Pasalanya, ketika kamu salah merekrut karyawan sudah pasti yang lainnya akan kehilangan motivasi dan semangat untuk bekerja. Jadi, pastikan kamu merekrut karyawan yang memang layak untuk menempati posisi tersebut.

5. Membatasi Passion

Memberikan kesempatan untuk berkembang dengan passionnya sendiri sebenarnya akan menambah keproduktifan karyawan serta kepuasan bekerja di perusahaan tersebut. Namun, terkadang banyak manajer yang membatasi hal tersebut karena ketidakinginannya manajer menghancurkan fokus mereka yang nantinya dapat mengakibatkan turun produktivitas menurun.

“ Orang yang memiliki passion tinggi orang yang cocok jadi rekan kerja Anda “

Sebuah penelitian dengan judul Happiness and Productivity yang dilakukan oleh Andrew J. Oswald, Eugenio Proto, and Daniel Sgroi di tahun 2014. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa.

“ Individu yang bahagia memiliki produktivitas yang tinggi, dan sebaliknya individu yang kurang bahagia memiliki prodktivitas yang rendah “

Jadi jangan batasi passion karyawan mu jika Anda tidak mau ditinggalkan.

6. Gagal Mengembangkan Keterampilan Karyawan

Percuma jika anda memiliki karyawan yang cerdas, terampil dan mandiri jika pimpinannya saja tidak bisa mengelola bawahannya dengan baik. Jadi, pintar-pintarlah mengelola bawahanmu karena karyawan dengan tipe seperti diatas akan memperhatikan, mendengarkan dan selalu memberikan feedback. Carilah dimana skill mereka kemudian kembangkan sehingga berdampak positif pada perusahaan.

“ Karyawan yang pintar itu selalu menginginkan feedback “

Sekali Anda tidak peka dengan hal seperti ini maka karyawan Anda hanya akan memberikan surat kedalam ruangan dan berkata; terima kasih atas kesempatan yang diberikan pak, selamat siang. RESIGN!!!

Intinya jika anda sebagai pimpinan benar-benar menginginkan orang terbaik tetap bersama dan menjadi rekan kerja yang luar biasa untuk mengembangkan perusahaan, mulailah belajar bagai mana semestinya memperlakukan bawahan. Buatlah karyawanmu selalu termotivasi dan semangat bekerja.

Baca Sekarang