Blog
Intermezo
Hindari 4 Hal Fatal Ini Agar Presentasimu Sukses

Melakukan presentasi sudah menjadi kegiatan yang tidak asing saat ini. Baik dalam dunia bisnis, pekerjaan hingga akademik kita pasti pernah atau bahkan seriang dihadapkan pada urusan dimana kita harus melakukan presentasi. Untuk itu kita perlu mempelajari bagaimana caranya melakukan presentasi yang baik.

Bahkan untuk beberapa jenis pekerjaan atau perusahaan, seperti konsultan, arsitek, agensi iklan, dosen, agen asuransi hingga pemasar produk. Presentasi merupakan aktivitas yang sangat menentukan keberhasilan dalam pekerjaan. Sehingga mau tidak mau presentasi menjadi salah satu skill yang wajib dikuasai saat ini.

Dalam definisi liar yang kami simpulkan, Presentasi bisa diartikan sebuah kegiatan untuk menyampaikan informasi, edukasi ataupun hal-hal yang bersifat persuasi seperti menawarkan ide, rencana, hasil kerja, atau sebuah produk tertentu.

Tujuan akhir yang diharapkan dari sebuah presentasi ialah audiens yang menyimak presentasi kita bisa mengerti, paham dan mau melakukan apa yang kita inginkan dalam presentasi. Entah itu membeli, menyepakati, atau mempraktekan sesuatu.

Dari sini kita bisa tarik kesimpulan, bahwa presentasi bisa dikatakan sukses ialah ketika audiens kita menyimak dan kemudian melakukan apa yang kita inginkan.

Menguasai Skill Presentasi,  Jalan Tol Capai Ambisi dan Raih Prestasi

Jika kita lihat, orang atau perusahaan yang pandai melakukan presentasi bisa mengalami peningkatan karir atau bisnis yang sangat cepat. Salah satunya adalah Steve Jobs, pendiri Apple ini dikenal dengan kepiawannya melakukan presentasi. Dalam beberapa launching produk baru Apple, Steve Jobs beberapa kali melakukan presentasi produk dan berhasil memukau audiens. Hasilnya, produk-produk Apple selalu laku keras setelah dia mempresentasikan produk tersebut.

Jika Steve Jobs terlalu jauh, maka mari ambil contoh di sekeliling kita. Temukanlah orang yang saat ini berada posisi karir yang baik atau bisnis yang melesat. Lalu tanya atau dengarkan langusng bagaimana ia melakukan presentasi. Kami jamin sebagian besar dari mereka pasti memiliki skill presentasi yang baik.

Bagaimana tidak? dengan menguasai skill presentasi, ide atau gagasan, produk, strategi yang Anda tawarkan bisa lebih mudah dipahami dan menarik hati para pendengarnya. Dengan presentasi yang baik, atasan atau klien Anda akan lebih mudah menerima usul atau penawaran Anda. Calon customer akan tertarik untuk membeli dan lain sebagainya.

Namun sayangnya, saat ini belum semua orang dengan serius belajar bagaimana melakukan presentasi yang baik. Kegiatan melakukan presentasi masih dianggap sebagai kegiatan supporting  dari skill utama yang kita miliki. Sehingga mereka hanya berharap bahwa skill presentasinya akan membaik seiring berjalannya waktu dan bertambah jam terbangnya.

Memang tidak salah juga jika Anda berpikir seperti itu, karena jam terbang memang menjadi salah satu faktor yang membuat orang pandai melakukan presentasi. Namun bagi Anda yang memang serius ingin meningkatkan karir atau bisnis Anda secepatnya. Maka sepertinya Anda juga perlu serius belajar dan melatih skill presentasi Anda. Dengan begitu Anda bisa mahir presentasi dengan lebih cepat.

Ada banyak tips dan tutorial melakukan presentasi yang baik dan benar yang bisa Anda temukan di internet saat ini. Maka dari itu dalam artikel ini, kami hanya akan membagikan sebuah informasi yang jarang sekali dibahas atau ditekankan dalam tips atau teori presentasi yang baik. Hal-hal berikut ini biasanya dianggap sepele sehingga tidak sungguh-sungguh dijadikan point yang diperhatikan. Padahal ternyata hal hal dibawah ini cukup fatal dalam menentukan keberhasilan presentasi.

5 Hal Yang Sering Disepelekan Saat Melakukan Presentasi Yang Perlu Anda HIndari

Berbekal pengalaman dalam melakukan dan mengamati presentasi orang lain. Berikut adalah 5 hal fatal yang sering disepelekan orang ketika melakukan presentasi :

1. Membelakangi Audiens dan Melihat Slide Terus Menerus

Sadar atau tidak hal ini sering terjadi dan kita lihat, seorang presenter (red: orang yang melakukan presentasi) sibuk dengan dirinya sendiri. Memang ia menjelaskan materi presentasinya dengan panjang lebar hanya saja dia terlalu fokus terhadap materi atau slidenya sehingga membelakangi audiens.

Akibatnya, fokus audiens tidak lagi pada si presenternya namun ikut melihat slide. Hal ini akan membuat audiens cepat merasa bosan mengikuti presentasi, dan informasi yang ingin disampaikan tidak bisa diterima dengan baik.

Entah apakah ia membaca materi dalam slide tersebut, mengarah-ngarahkan pointer atau sekedar sibuk memandang slidenya. Hal ini tidak hanya terjadi ketika si presenter tidak siap dengan materi yang ia sampaikan atau juga mengalami grogi. Terkadang hal ini juga karena kebiasaan. Maka dari itu hal ini perlu kita sadari dan segera perbaiki.

 

2. Desain Slide Yang Membosankan

Teknologi yang ada saat ini sangat membantu kita dalam melakukan presentasi. Pada umumnya kita sudah terbiasa menyiapkan slide presentasi sebagai alat bantu kita melakukan presentasi. Slide presentasi yang menarik bisa menarik perhatian audiens sekaligus membuat mereka lebih mudah mencerna apa yang sedang kita sampaikan.

Sayangnya, tidak semua orang paham bagaimana membuat slide presentasi yang menarik dan bahkan tak sedikit yang menyepelekan desain slide dengan berbagai alasan. Mulai dari tidak bisa desain, tidak ada waktu, atau yang penting pinter ngomongnya aja. Padahal membuat desain yang menarik tidak selalu memerlukan skill desain yang jago-jago banget. Asal memahami esensinya, dengan kemampuan standar pun kita bisa membuat slide yang menarik. Hal ini akan kita bahas lebih luas di lain kesempatan.

 


Baca Juga :

Tips Jago Public Speaking Untuk Karyawan Introvert

5 Langkah Menjadi Orang Yang Disukai di Tempat Kerja


 

3. Tidak Melakukan Interaksi Dengan Audiens

Terkadang entah karena grogi atau malah keasyikan menjelaskan materi kita tidak mempedulikan keberadaan audiens. Kita tidak mencoba untuk menghidupkan suasana dengan berinteraksi dengan audiens. Akibatnya perhatian audiens pun perlahan berkurang dan bahkan tidak memperhatikan kita lagi.

Jika tidak memiliki jokes yang bisa audiens tertawat atau pertanyaan yang bisa mereka jawab. Maka setidaknya berinteraksilah melalui kontak mata. Tataplah mata mereka satu persatu atau dengan menyapu pandangan sehingga mereka merasakan bahwa Anda memang sedang berbicara dengan mereka.

 

4. Pembicaraan Yang Terlalu Melebar

Tidak menguasai materi atau malah justru terlalu percaya diri seringkali menjadi salah satu penyebab kita berbicara terlalu melebar dari topic yang kita bahas. Mungkin audiens masih bisa mengikuti namun jika terlalu melebar mereka akan kesulitan juga untuk menangkap point penting dari apa yang kita sampaikan. Hal ini sangat tidak terasa karena ketika kita melakukan presentasi seolah-olah kita sudah lancar dan mempresentasikan semuanya dengan baik, padahal apa yang kita sampaikan melebar.

Itulah dia 4 hal yang perlu kita hindari saat melakukan presentasi. Semoga Bermanfaat.

Baca Sekarang
5 Hal Ini Membuat Karyawan Anda Loyal Pada Perusahaan

Karyawan adalah aset penting perusahaan. Manajemen sumber daya manusia yang baik akan membuat karyawan menunjukan kemampuan terbaiknya dalam pekerjaan. Hal ini tentu sangat menguntungkan guna mencapai tujuan perusahaan. Dibawah ini adalah hal-hal sederhana yang bisa anda lakukan :

1. Berikan Kontribusi dan reward 

Banyak orang sering melupakan pentingnya pujian, atau motivasi dari pimpinan. Semua orang suka pujian memberikan motivasi orang yang suka bekerja keras akan memberikan efek luar biasa, contohnya : karyawan akan memberikan segalanya dalam pekerjaan. Manager perlu berkomunikasi dengan karyawan mereka untuk mengetahui hal apa yang membuat mereka merasa baik (untuk beberapa, kenaikan gaji; untuk yang lain, pengakuan publik) dan kemudian diberikan untuk mereka yang bekerja dengan baik. Dengan manager yang baik, hal ini akan sering terjadi jika Anda bekerja dengan benar.

 

2. Hargai komitmen

Membuat komitmen atau janji agar orang merasa dapat diandalkan. Disaat seorang leader menjunjung komitmen, dimata karyawan akan tumbuh kepercayaan karena membuktikan diri sendiri bahwa anda orang yang terhormat dan dapat dipercaya. Ini adalah kualitas yang sangat penting bagi seorang pimpinan. Tetapi ketika Anda – sebagai bos mengabaikan komitmen Anda, Anda terlihat tidak peduli, dan tidak sopan. Kesimpulannya, jika seorang bos tidak menghargai komitmennya sendiri, mengapa orang lain harus?

 

3. Perdulikan karyawan

Lebih dari 75% karyawan mengundurkan diri karena hubungan yang baik dengan pimpinannya. Perusaan besar tau cara membuat manager menyeimbangkan hidupnya dengan orang lain. Bos yang gagal untuk peduli akan selalu punya tingkat turnover yang tinggi. Berempati dalam masa-masa sulit karyawan, memberian challenge yang menarik adalah beberapa contoh hal yang bisa dilakukan.

 


Baca Juga :

 

5 Hadiah untuk Teman Kantor yang Murah, Cocok, dan Berkesan

7 Ide Acara Kantor Yang Kreatif Dan Bikin Karyawan Betah Di Kantor


 

4. Pekerjakan dan promosikan orang yang tepat

Pekerja lebih suka bekerja dengan orang yang berpikiran serupa dengannya (professional). Menempatkan karyawan pada pekerjaan yang salah akan menjadi penghambat karyawan lainnya. Lebih buruk lagi jika mempromosikan orang yang tidak tepat, dengan hal ini karyawan yang memiliki kinerja yang baik akan tersinggung dan ini sangat tidak baik bagi pertumbuhan perusahaan.

 

5. Biarkan karyawan mengejar impiannya

Kembangkan karyawan yang berbakat, ciri paling umum dari karyawan yang berbakat adalah berambisi. Sediakan kesempatan bagi mereka untuk mengejar passion untuk meningkatkan kepuasan kerja dan produktivitas. Jangan biarkan karyawan bekerja dalam garis nyaman, karena ini adalah salah satu hal yang membuat mereka tidak berkembang. Studi menunjukkan bahwa orang-orang yang mampu mengejar passion dalam pengalaman kerja, lima kali lebih produktif dari umumnya.  

Karyawan adalah faktor berkembangnya perusahaan. Perdulikan mereka maka mereka akan memperdulikan perusahaan. Jadikan perusahaan seperti sebuah rumah, buat semua orang didalamnya sebuah keluarga. Keluarga tidak akan saling menjatuhkan justru saling bahu membahu membangun masa depan.

Baca Sekarang
Apa Sih Bedanya Marketing, Selling, & Branding? Simak 6 Hal Ini

Dalam keseharian kita tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah Marketing, Selling dan Branding. Sayangnya banyak orang yang belum bisa membedakan ketiganya sehingga seringkali penggunaannya tertukar atau disamaratakan. Untuk itu kali ini kami akan mencoba membahas cara mudah membedakan Marketing, Selling dan Branding disertai implementasi ketiganya pada media berupa souvenir perusahaan.

Sebagai orang-orang yang bergelut di dunia bisnis ataupun pemasaran, kita dituntut untuk bisa memajukan bisnis atau perusahaan yang kita jalankan. Melakukan aktifitas marketing, selling dan branding adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan. Sepintas ketiganya terlihat sama dan dapat dilakukan bersamaan. Namun ternyata ketiganya memiliki beberapa perbedaan yang membuat kita harus fokus mejalankan satu aktivitas dalam satu waktu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Mengutip dari apa yang pernah di sampaikan seorang pakar Branding di Indonesia, Subiakto Priosoedarsono dalam salah satu webinarnya. Berikut adalah 6 hal kunci yang membedakan Marketing, Selling dan Branding:

1. Dari Objective atau tujuannya

Marketing : aktivitas marketing memiliki tujuan akhir yakni meningkatkan market share atau pangsa pasar perusahaan, jadi jika hari ini perusahaan hanya memiliki 10% pangsa pasar maka kita perlu melakukan aktivitas marketing agar pangsa pasar perusahaan kita meningkat.

Selling : Tujuan dari aktivitas selling adalah omzet atau berapa unit yang terjual, sehingga konten dan hal-hal yang dilakukan pada aktivitas itu harus membuat orang mau membeli

Branding : aktivitas dalam branding bertujuan untuk memberikan Jati Diri Konsumen terhadap brand kita.

 

2. Manfaat

Marketing : Manfaat yang ditawarkan dalam aktivitas marketing adalah manfaat yang berbentuk fisik yakni produk perusahaan itu sendiri

Selling : Dalam aktivitas selling sudah jelas bahwa seringkali yang kita tawarkan juga berupa hal fisik seperti kualitas produk, fungsi produk dan sebagainya

Sementara dalam branding yang ditawarkan adalah aspek nonfisik seperti Ikatan Emosional, presepsi dan sebagainya

 


Baca Juga :

Tips Marketing Online Untuk Perusahaan B2B

4 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Tim PR dan Marketing Sebelum Promosi


 

3. Yang Diperoleh Konsumen

Dalam aktivitas marketing dan Selling kita berbicara tentang “Konsumen Mendapatkan Apa” tentu saja apa disini merujuk pada barang atau produk yang dijual. Sementara dalam aktivitas Branding kita berbicara tentanng “Konsumen Menjadi Apa”.

Contoh sederhananya dalam jam tangan merek Rolex. Dalam aktivitas marketing dan selling maka yang kita bicarakan adalah tentang kualitas bahan, ketahanan dan desain jam tangan tersebut.

Namun di dalam branding kita akan bicara bahwa jam tangan Rolex adalah lambang kesuksesan. Sehingga banyak orang yang sudah sukses dan atau orang yang ingin di presepsikan sebagai orang sukses membeli jam tangan tersebut. Itulah, maksud dari “konsumen menjadi apa”.

 

4. Goal

Goals yang ingin dicapainya, aktivitas marketing adalah Demand (permintaan) sehingga cara atau kegiatan yang dilakukan dalam aktivitas marketing adalah usaha-usaha untuk merangsang kebutuhan konsumen terhadap produk yang ditawarkan.

Sementara dalam Selling goals yang ingin dicapai hanya sampai pada tahap Clossing penjualan.

Lain lagi dalam branding, goals yang ingin dicapai adalah Loyalitas konsumen. Sehingga Pak Bie, sapaan akrab Pak Subiakto pun memperkuat statement ini dengan mengatakan bahwa jika Marketing dan Selling itu menciptakan pembeli maka Branding itu menciptakan pelanggan.

 

5. Waktu

Dari segi waktu, aktivitas marketing memerlukan jangka waktu pengerjaan yang panjang. Mulai dari merangsang kebutuhan, mengedukasi pasar sebelum akhirnya bisa mencapai tujuan peningkatan market share.

Sementara aktivitas Selling, biasanya hanya dilakukan dengan jangka waktu yang cukup pendek mulai dari hitungan jam hingga biasanya maksimal satu bulan. Contohnya program diskon atau bonus.

Branding lain lagi, jangka waktu untuk membangun sebuah brand membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Branding dibangun melalui pengalaman-pengalaman yang dialami secara berulang sehingga membekas dalam ingatan dan benak konsumen.

 

6. Asset

Aktivitas marketing menghasilkan sebuah Tangible Aset, atau aset yang dapat terlihat secara fisik. Seperti database pembeli potensial, market share dan sebagainya.

Begitupun dalam aktivitas selling, asset yang digunakan atau didapatkan dapat terlihat secara fisik (Tangibel Asset).

Lain halnya dengan branding, yang kita bangun dan tawarkan ialah asset yang tidak terlihat (Intangible Asset). Kita tidak dapat menyentuh atau melihat brand secara fisik namun ada nilainya.

 

Nah itulah dia 6 perbedaan antara Marketing, Selling dan Branding. Perlu ditegaskan kembali bahwa perbedaan diatas bukan untuk mencari yang mana lebih baik dari ketiganya, karena baik itu Marketing, Selling dan Branding sama-sama dibutuhkan dan harus dilakuakn oleh suatu perusahaan. Tergantung tujuan yang ingin dicapai dan kondisi bisnis yang sedang dijalankan.

Sekarang mari kita lihat bagaimana implementasinya pada penggunaan media. Seperti yang kami tulis sebelumnya bahwa tujuan yang berbeda maka penggunaannya medianya juga berbeda. Mari kita penerapannya pada penggunaan media berupa souvenir perusahaan.

Dalam aktivitas marketing, souvenir perusahaan bisa menjadi tools untuk melakukan penetrasi ke pasar yang baru. Biasanya hal ini dilakukan bersamaan dengan sebuah event. Misalkan seminar, pameran atau sebagainya. Misalkan saja souvenir perusahaan tersebut dijadikan gift atau hadiah untuk menarik interaksi dengan calon konsumen dalam suatu stand pameran.

Dalam aktivitas selling, souvenir perusahaan juga sangat bisa menjadi salah satu amunisi untuk meledakan angka penjualan. Caranya adalah dengan menjadikan souvenir perusahaan sebagai nilai tambah atau bonus dari penjulan. Hal ini sudah banyak dilakukan oleh banyak perusahaan. Mulai dari beli produk bonus gelas, jam dinding, payung dan sebagainya.

Untuk branding sudah jelas, bahwa dengan mengkustomisasi sebuah benda menjadi identik dengan perusahaan kita. Seperti adanya logo dan pemilihan warna yang senada dengan warna perusahaan akan menjadi proses penanaman brand kita dibenak konsumen. Mulai dari souvenir perusahaan yang digunakan di dalam kantor oleh karyawan, diberikan kepada partner bisnis hingga diperuntukan bagi pelanggan setia kita.

Terlebih jika  delivery souvenir perusahaan ini juga dilakukan dengan cara yang berkesan dan memiliki pesan seperti sebagai ungkapan #TerimaKasih, ucapan selamat dan atau sebuah statement tertentu. Maka souvenir perusahaan tersebut bisa bisa dikatakan berhasil menjadi media untuk membuat konsumen merasa “menjadi apa” ketika menggunakan produk perusahaan kita. Seperti tujuan branding yang dijelaskan di atas.

Begitulah perbedaan Marketing, Selling dan Branding hingga contoh bagaimana menggunakan media untuk mencapai ketiganya. Semoga Bermanfaat

Baca Sekarang
Jangan Kerja Terus, Kalau 5 Gejala Ini Mulai Kamu Rasakan, Saatnya Kamu Rehat

Bekerja keras boleh saja, namun jangan lupa bahwa segala yang berlebihan itu juga tidak baik. Seringkali seseorang bekerja keras setengah mati ketika ia memiliki tujuan atau keinginan yang ingin dicapai sehingga semangat kerjanya tinggi. Ada pula yang meskipun merasa lelah, namun demi tuntutan yang harus terpenuhi yang dia pikirkan hanya pekerjaan.

Yang parahnya adalah ketika seseorang fokus untuk bekerja keras, ia lupa bahwa ada aspek kehidupan lainnya yang perlu diseimbangkan. Mulai dari kesehatan hingga hubungan bersama keluarga. Seringkali orang lupa bahwa bekerja bukan hanya tentang dirinya dengan perusahaan, namun juga melibatkan hampir semua bagian dari dalam dan luar dirinya.

Bekerja keras membutuhkan jeda.  Bahkan mesin secanggih apapun ketika dipaksa bekerja terus menerus, ia bisa overheating dan secara perlahan merusak banyak elemen didalam mesinnya. Ia perlu dirawat, diperiksa dan diperbaiki secara berkala, dengan begitu ia bisa berfungsi lebih lama.

Begitupun Anda, sekuat apapun Anda saat ini ada kalanya Anda butuh rehat, agar tubuh dan pikiran tetap sehat. Berhenti sejenak dari rutinitas, ambil cuti dan lakukanlah hal yang membuat Anda kembali bersemangat. Entah itu berlibur, berkumpul bersama keluarga, atau bahkan sekedar bermalas-malasan seharian di dalam rumah. Jika itu bisa merefresh tubuh dan pikiran Anda, lakukanlah.

Namun pertanyaan selanjutnya kapan sebaiknya Anda mengambil rehat dan cuti dari pekerjaan?. Hal itu bisa Anda ketahui dengan menjawab, apakah gejala-gejala dibawah ini mulai Anda rasakan?.

1. Mudah Lelah Saat Bekerja

“Jangan Berhenti Ketika Anda Lelah, Berhentilah Karena Anda Sudah Selesai. Seperti itulah kutipan quotes dari seorang motivator yang kalau ditelan mentah-mentah, nasihat ini malah bisa menjerumuskan seseorang ke pilihan yang salah. Secara makna maksud dari nasihat ini tentu baik, yakni ketika kita memiliki sebuah tujuan, maka jangan pernah menyerah sampai tujuan tersebut tercapai.

Namun dalam penerapannya dalam pekerjaan, tentu hal ini tidak bisa diartikan demikian. Ketika Anda merasa lelah lalu memaksakan diri untuk bekerja. Bukan saja bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda, namun juga bagi pekerjaan yang sedang Anda lakukan. Sehingga selain beresiko tumbang, hasil kerja Anda juga tidak maksimal.

Apakah saat ini Anda mulai merasakan bahwa kinerja menurun karena tenaga berkurang, mudah capek, fokus dan inisiatif berkurang? Itu artinya Anda butuh rehat.

 

2. Sering Moodie Atau Labil Emosi

Gejala lainnya ketika tubuh dan pikiran mulai lelah dan membutuhkan rehat, adalah munculnya sikap moodie atau berubah ubah suasana hati. Kadang semangat, kadang malas-malasan, mudah tersinggung dan berpikir egois. Dan yang paling parah adalah ketika kita sampai tidak bisa mengatur prioritas pekerjaan dan menghabiskan waktu untuk hal yang tidak perlu.

Misalkan menjadi orang yang sangat memperhatikan detail hingga harus berjam-jam lamanya merevisi pekerjaan hingga sempurna. Berselancar di internet tanpa tujuan yang jelas, adalah contoh paling real ketika seseorang menghabiskan waktu untuk hal yang tidak perlu.

Inilah salah satu bukti bahwa ketika pikirna dan tubuh lelah namun tetap dipaksakan, hal yang dikerjakan pun tidak akan maksimal. Jadi daripada mengerjakan suatu hal yang percuma atau bahkan merusak pekerjaan atau malah kinerja tim. Ambil cuti, berliburlah.

 


Baca Juga :

5 Langkah Menjadi Orang Yang Disukai di Tempat Kerja

Tips Jago Public Speaking Untuk Karyawan Introvert


 

3. Mulai Sulit Berkonsentrasi Pada Pekerjaan

Selarasnya antara tubuh dan pikiran akan sangat mempengaruhi hasil kerja seseorang. Ketika tubuhnya hadir di kantor namun pikirannya terbang entah kemana, hasil kerjanya pun seadanya. Berkonsentrasi penuh pada pekerjaan hanya bisa dilakukan ketika tubuh dan pikiran kita sejalan.

Hal ini bisa diakibatkan tubuh yang lelah dan stress sehingga kemudian otak kita sulit untuk memfokuskan pikiran pada suatu hal. Bisa juga karena kita memiliki hal lain di luar pekerjaan yang sedang menganggu pikiran. Solusi keduanya bisa sama, yakni beristirahatlah dari pekerjaan dan selesaikan urusan Anda itu.

 

4. Muncul Rasa Bosan dan Benci Terhadap Pekerjaan

Sesuka apapun Anda pada pakerjaan saat ini, akan datang saatnya dimana Anda merasa bosan dengan rutinitas yang dijalani. Jenuh saat mengerjakan hal yang sama secara terus menerus merupakan hal yang wajar dialami oleh manusia. Maka yang perlu kita lakukan hanyalah mengobatinya.

Dalam intensitas yang wajar, weekend atau hari libur bisa cukup mengobati kebosanan. Tapi ketika rasa bosan ini sudah mencapai ubun-ubun, tak jarang mulai tumbuh rasa benci terhadap pekerjaan. Keluh kesah dan bahkan caci maki terhadap apa yang dilakukan mungkin sudah menggumpal dalam hati tanpa berita dikeluarkan. Karena jika Anda pikir lagi, bagaimanapun itu adalah pekerjaan yang sudah kita pilih dan kita bertanggungjawab atas pilihan tersebut.

Kebencian itu seringkali bukanlah rasa benci yang sebenarnya, ia hanya semacam pemberontakan psikis dari tubuh dan pikiran kita karena merasa sudah begitu lelah dan bosan melakukan hal yang sama terus menerus. Rasa benci dan bosan ini biasanya akan hilang dan berubah menjadi rindu, ketika kita berhenti sejenak dan keluar dari rutinitas pekerjaan untuk sementara waktu.

 

5. Mulai Mengalami Masalah Tidur

Tahukah Anda, sekitar 40 juta masyarakat di Amerika mengalami insomnia. Padahal mereka memiliki kegiatan sehari-hari yang aktif dan melelahkan. Seringkali kita berpikir tubuh dan pikiran yang lelah akan membuat kita bisa tertidur dengan lelap. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, kita malah sulit untuk tertidur awal. Jika pun tidur lebih awal, kita akan terbangun di tengah malam.

Apakah Anda juga merasakan gejala diatas?. Hal tersebut bisa dipicu oleh banyak hal, terutama ketika pikiran kita yang masih bekerja memikirkan sisa pekerjaan yang belum diselesaikan, masalah atau konflik di kantor dan lain sebagainya.

Jika sudah begini, cepat selesaikan masalah Anda dan sebelum datang masalah baru beristirahatlah sejenak. Ambil jatah cuti kemudian berlibur bersama orang terkasih bisa jadi solusi untuk Anda coba.

 

6. Kurang Kreatif dan Sulit Mencari Ide Baru

Rutinitas Kadang Membunuh Kreativitas. Dikurung oleh tembok dingin perkantoran, hanya ada computer dan teman kerja yang sibuk dengan urusannya masing-masing. Meski kadang masih ada poster pajangan di dinding dengan quotes penyemangat yang menyuntikan semangat untuk berpikir kreatif. Sisanya, kita berharap bahwa dengan menjelajah di internet kita menemukan ide atau pun solusi yang dibutuhkan dalam pekerjaan.

Namun selalu akan tiba waktunya, ketika semua hal itu tidak lagi membantu kita untuk berpikir kreatif, menemukan ide ataupun solusi baru. Jika saat ini Anda merasakan gejala seperti ini, itu artinya  sekarang adalah waktu yang tepat, untuk mengajukan cuti ataupun izin untuk rehat sejenak dan keluar dari rutinitas biasanya.

Itulah 6 gejalanya, sekarang pilihan di tangan Anda. Berhenti sejenak untuk kembali bekerja dengan lebih baik atau memaksakan diri meneruskan pekerjaan dengan sisa tenaga yang ada?. Semoga sukses.

Baca Sekarang
Berita
Jangan Sembarangan Beli Souvenir Mug Sebelum Perhatikan Hal Ini

Seperti yang kita tahu wadah keramik untuk minum ini tengah banyak digunakan sebagai souvenir perusahaan, merchandise promosi ataupun sebagai hadiah untuk seseorang. Namun perlu dicatat bahwa Anda perlu berhati-hati dalam membeli souvenir mug karena hal ini erat kaitannya dengan masalah kesehatan serta keuangan. Berikut penjelasannya.

Dengan sampainya Anda di blog ini, kami yakin bahwa Anda sudah cukup tahu bahwa souvenir mug memang merupakan media promosi yang sangat efektif masa kini. Kehadirannya sangat dekat dan sering digunakan oleh banyak orang dalam kehidupan sehari-harinya. Sehingga souvenir ini menjadi media promosi yang sulit ditolak dan bekerja dengan cara yang halus.

Selain itu, harga souvenir mug yang relatif murah dan bebas pajak membuat kita bisa lebih menghemat biaya promosi untuk perusahaan. Tak heran jika benda yang sudah ditemukan sejak 6500SM silam ini semakin banyak digunakan oleh banyak perusahaan, lembaga pemerintah, kampus maupun komunitas atau bahkan perseorangan. Baik digunakan sebagai kado unik, souvenir perusahaan, merchandise promosi  dan lain sebagainya.

JIka dahulu mug terbuat dari tulang belulang, tanah liat, besi dan sebagainya. Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, mug akhirnya bisa menjadi benda unik yang bisa didesain sesuai keinginan.

Namun karena keberagaman itu pula, kita justru harus semakin selektif dalam membeli souvenir mug mulai dari bentuk, kualitas, desain hingga masalah harganya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan saat membeli souvenir mug :

Pertama, Jenis Mug

Souvenir mug memiliki banyak jenis. Mulai dari bentuk, warna, hingga bahan pembuatnya. Sebelum membeli souvenir mug, penting untuk mengetahui dan memilih jenis mug yang dipesan. Sebisa mungkin sesuai jenis mug yang dipesan dengan target audiensnya, terutama jika souvenir mug ini dijadikan sebagai souvenir perusahaan.

 

Souvenir Mug Hitam Doff

 

Souvenir Mug Hitam 

 

Souvenir Mug Putih

 

Kedua, Kualitas Produk

Jangan pernah mengabaikan kualitas dari produk yang akan dijadikan souvenir perusahan, merchandise promosi, hadiah dan sebagainya. Baik buruknya kualitas souvenir perusahaan, sedikit banyak akan mempengaruhi citra perusahaan. Pastikan bahwa souvenir mug yang Anda pesan memiliki permukaan yang mulus dan rata, tidak berbintik, tidak bergelombang apalagi retak.

Ketiga, Berstandar SNI dan Food Grade

Kenapa hal ini kami masukan sebagai point berbeda dari kualitas fisik produk?. Karena tak sedikit orang yang lupa atau mengabaikan hal penting ini. Souvenir mug merupakan benda yang digunakan untuk minum yang erat kaitannya dengan kesehatan. Bahan mug yang tidak terstandarisasi bisa jadi memiliki bahan kimia tertentu yang berbahaya ketika digunkan untk minum.

Souvenir mug yang sudah terstandarisasi SNI dan Foodgrade tentunya lebih aman untuk digunakan. Menggunakan bahan keramik yang aman serta bahan coating yang ramah lingkungan.

Keempat, Desain Mug

Setelah menentukan jenis dan kualitas souvenir mug yang akan dibeli, selanjutnya adalah kita harus memperhatikan desain mug yang akan dibuat. Mulai dari warna, tulisan hingga gambar atau logo perusahaan yang akan dimasukan di mug.

Pastikan bahwa baik pihak perusahaan Anda dan produsen souvenir mug yang Anda gunakan paham dan memiliki presepsi yang sama tentang desain dan hasil jadinya sepertinya apa.

Segera download katalog harga lengkap seluruh produk kami melalui link dibawah ini :

Kelima, Harga Wajar

Masalah harga adalah hal yang krusial dalam memesan souvenir mug. Jangan mudah tergiur oleh harga murah, namun jangan terjebak juga oleh harga yang mahal. Pastikan bahwa harga yang diberikan oleh produsen atau supplier souvenir mug Anda ada dalam batas kewajaran.

Caranya adalah dengan melakukan riset atau perbandingan dari berbagai produsen souvenir dan atau datang langsung ke tempat produsen tersebut untuk memastikan bahwa harga yang diberikan sepadan dengan kualitas produk yang dijanjikan.

Terakhir, Pastikan Bekerjasama Dengan Produsen Souvenir Perusahaan Terpercaya

Memastikan bahwa hasil produksi souvenir mug yang ingin kita buat selesai tepat waktu dengan jaminan kualitas produk yang prima adalah hal penting. Dan hal ini hanya bisa dilakukan oleh produsesn souvenir perusahaan yang terpercaya.

Terlebih jika Anda melakukan pembelian secara online. Tidak ada salahnya melakukan sedikit riset dan membandingkan berbagai penawaran dan keunggulan dari masing-masing produsen. Seperti halnya kami akan memberikan 7 Alasan Kenapa Harus Membeli Souvenir Perusahaan di Cera Production :

1. Jaminan Kualitas dan GARANSI Produk

Cera Production menjamin kualitas hasil produksi souvenir yang dibuat sehingga kami berani memberikan GARANSI apabila ada souvenir mug atau souvenir perusahaan lainnya yang cacat atau tidak sesuai pesanan.

2. Produk DIjamin Berstandar SNI

Sebagai produsen souvenir perusahaan terpercaya, Cera Production berkomitmen untuk hanya menjual produk-produk yang terstandarisasi. Souvenir mug yang kami produksi berstandari SNI dan foodgrade sehingga aman untuk digunakan.

3. Harga Terjangkau

Sebagai bagian dari industri, Cera Production menerapkan harga pasar yang kompetitif dan wajar. Kerjasama dengan berbagai partner strategis dari hulu ke hilir membuat kami berani menjual souvenir perusahan yang berkualitas dengan harga yang pantas.

4. Layanan Konsultasi dari professional media periklanan

Cera Production merupakan perusahaan Percetakan dan Merchandise didirikan oleh para Expert di bidang Media Planner, Product Design, Art Director, dan Graphic Designer. Pengalaman kami dalam memaksimalkan suatu media promosi, kami berikan untuk Anda sebagai layanan konsultasi tanpa biaya tambahan. Mulai dari menentukan souvenir perusahaan yang paling efektif untuk perusahaan Anda, desain souvenir, hingga cara menghitung biaya promosi.

5. Peraih Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2015

Konsistensi dan kerja keras Cera Production mampu meraih penghargaan di ajang Wirausaha Muda Mandiri tahun 2015 kategori bisnis kreatif.

6. Dipercaya Perusahaan-Perusahaan Ternama

Kualitas produk dan layanan kami, telah membuat Cera Production dipercaya untuk melayani kebutuhan souvenir perusahaan -perusahaan nasional dan internasional seperti Pertamina, Garuda Indonesia, Indosat, Asuransi Bumi Putera, Bank BRI, Bank BTPN, PT Kaltim Prima Coal dan banyak lagi lainnya.

7. GRATIS Ongkos Kirim Hingga 10 Ton

Ya, Anda tidak salah baca. Cera Production benar-benar memberikan GRATIS Ongkos Kirim Hingga 10 Ton yang berlaku untuk pengiriman seJawa-Bali. Sehinggga berapa pun souvenir yang Anda pesan, kami antar sampai depan pintu.

Ingin dapatkan penawaran khusus untuk souvenir mug untuk perusahaan Anda?. Segera lakukan pemesanan dengan menghubungi tim marketing kami berikut ini.

Baca Sekarang
Green Lifestyle, Mengurangi Sampah Plastik dengan Tumbler

Manusia setidaknya membutuhkan 8 gelas atau setara dengan 2 liter air minum untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Bagi Anda yang memiliki banyak aktivitas di luar rumah tentu akan sangat membutuhkan air yang lebih banyak. Apalagi jika Anda tidak terbiasa membawa air minum sendiri, pasti botol air minum kemasan akan menjadi pilihan, bukan? Sebelumnya apakah Anda pernah berpikir lebih jauh lagi tentang penggunaan botol air minum kemasan yang terlalu banyak?

Mari kita simak video Iklan Layanan Masyarakat (PSA) yang dibuat oleh Ade Inge Andhini, Denny Widianto, Krisnawati Sukmaya, dan Noor M. Thohir mengenai sampah botol plastik berikut ini.

 

 

Sampah plastik merupakan limbah paling banyak yang ditemukan di bumi ini. Dari sampah-sampah plastik itu, botol air minum kemasan pun menjadi salah satu penyumbang terbesarnya. Mengejutkannya lagi, botol air minum plastik menjadi limbah dengan waktu penguraian yang paling lama. Dalam penelitian Earth Hour Indonesia menunjukkan bahwa penguraian sampah botol plastik membutuhkan waktu selama 450 tahun.

 

Sumber: https://twitter.com/EHindonesia/

 


Baca Juga :

Souvenir Tumbler Ini Bisa Membuat Minum Kopi Lebih Nikmat

Souvenir Tumbler Untuk Event Olahraga


 

Nah, apakah Anda bisa membayangkan butuh waktu berapa lama lagi limbah botol plastik dapat terurai jika di bumi ini jika setiap tahunnya saja ada 8 juta ton sampah plastik bertambah di laut?

 

Sumber: https://cdn.idntimes.com/

 

Hal ini menjadi dilema di kalangan masyarakat. Botol air minum yang sejatinya membantu kita dalam mengusir dahaga ternyata memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan. Nah, sebagai salah satu solusinya kita dapat membawa botol air minum atau tumbler sendiri yang dapat digunakan secara berulang. Selain membantu menjaga lingkungan, kita juga bisa lebih hemat karena tidak harus beli air minum kemasan. Souvenir Tumbler juga dapat digunakan sebagai souvenir perusahaan yang bermanfaat. Selain bisa menghemat uang untuk membeli minuman di luar, membawa tumbler sendiri juga salah satu cara mengampanyekan pengurangan limbah plastik.

Baca Sekarang
Souvenir Tumbler Ini Bisa Membuat Minum Kopi Lebih Nikmat

Bersantai sejenak saat jam istirahat dengan menikmati minuman kopi memang sangat menyenangkan. Namun, bagaimana jika kopi favorit yang dibuat oleh orang yang kita cintai dikonsumsi saat siang hari, masihkah tetap nikmat? Tentu saja! Jika souvenir tumbler berbahan vacuum flask yang Anda gunakan untuk menyimpannya.

Teknologi vacuum flask ini memungkinkan suhu minuman kopi panas yang disimpan di dalamnya tetap terjaga dengan baik. Meskipun kopi dibuat oleh istri di rumah pada pagi hari kemudian Anda meminumnya di siang hari, minuman tersebut akan tetap panas. Suhu yang tetap sama ketika dibuat tentu akan menambah kenikmatan minum kopi.

Tidak sekedar nikmat, ternyata kopi memiliki banyak manfaat. Untuk orang-orang kantoran seperti Anda harus tahu kalau kopi adalah minuman yang mampu mengusir stress. Dikutip dari laman kompas.com, kopi hitam rendah gula mampu meningkatkan memori dan mengurangi stress. Selain itu, dalam World Journal of Biological Psychiatry juga mendukung pernyataan tersebut dengan mengungkapkan fakta bahwa kopi hitam benar-benar dapat meningkatkan harapan hidup pasien depresi.

Ingin menikmati segala manfaat kopi tersebut? Anda bisa merasakan manfaat kopi, jika kopi hitam adalah minuman yang Anda konsumsi, bukan kopi dengan kandungan susu, krim atau gula yang berlebihan. Sementara itu, batas konsumsi kopi yang ideal adalah tidak lebih dari 300 mg atau sekitar 2 sampai 4 gelas.

Keberadaan souvenir tumbler vacuum flask tentu memberi kemudahaan agar Anda mendapatkan manfaat dari kopi. Berikut ini adalah beberapa pilihan souvenir tumbler dengan teknologi vacuum flask yang akan selalu membawa kenikmatan minum kopi dimana pun dan kapan pun.

 

1. Tumbler Vacuum Flask

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 24,8cm, Diameter 6,8cm

Kapasitas: 500ml

Metode: Sablon

Warna : Silver

 

2. Tumbler Jupiter

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 20,5cm, Diameter 6,8cm

Kapasitas: 350ml

Metode: Sablon

Warna: Biru, Silver, Hitam, Putih

 

3. Tumbler Roswell

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 23cm, Diameter 6cm

Kapasitas: 450ml

Metode: Sablon

Warna: Kuning, Pink

 

Anda tidak punya banyak waktu untuk browsing ?

Segera download katalog harga lengkap seluruh produk kami melalui link dibawah ini :

 

4. Tumbler Alpha

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 26cm, Diameter 7,3cm

Kapasitas: 500ml

Metode: Sablon

Warna: Silver, Hitam, Putih

 

5. Tumbler Vivo

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 25,5cm, Diameter 7,4cm

Kapasitas: 500ml

Metode: Sablon

Warna: Coklat, Biru

 

6. Tumbler Jazz

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 22,8cm, Diameter 7,5cm

Kapasitas: 750ml

Metode: Sablon

Warna: Silver, Hitam, Putih

Dari beberapa jenis souvenir tumbler untuk sahabat kopimu, apakah sudah menemukan yang cocok untuk Anda? Segera lakukan pemesanan dengan menghubungi tim marketing kami berikut ini.

Baca Sekarang
Souvenir Tumbler Untuk Event Olahraga

Membawa air minum dalam souvenir tumbler adalah penunjang olahraga yang tepat. Selama olahraga, tubuh membakar kalori yang cukup banyak dan mengeluarkan cairan tubuh lewat keringat. Jika tidak dibarengi dengan minum air putih yang banyak, bisa-bisa bukan sehat dan bugar yang Anda dapatkan. Pasalnya, kekurangan cairan dalam tubuh bisa menyebabkan dehidrasi, kelelahan, kehilangan energi dan stamina. Tentu bukan hal itu yang Anda harapkan.

Menurut riset dari American College of Sport Medicine (ACSM), kehilangan cairan tubuh sebanyak 2% saja bisa menurunkan performa hingga 25%. Itu menjadi alasan kuat agar Anda selalu membawa souvenir tumbler berisi air minum ketika berolahraga.

Souvenir tumbler dengan tampilan yang sporty bisa menjadi pilihan Anda untuk membawa air minum. Kesan tumbler sporty bisa Anda temukan pada souvenir tumbler yang memiliki bahan kokoh, anti penyok dan desain yang elegan. Pilihlah juga souvenir tumbler yang memiliki kapasitas cukup besar sehingga kebutuhan air minum setelah olahraga Anda tercukupi.

Memudahkan untuk dibawa saat berolahraga juga menjadi pertimbangan ketika ingin membeli souvenir tumbler. Tumbler yang dilengkapi dengan pegangan atau gantungan carabiner tentu akan sangat membantu. Souvenir tumbler bisa Anda bawa hanya dengan menggantungkannya di tas olahraga atau di sepeda.

Nah, supaya Anda memiliki referensi souvenir tumbler yang cocok untuk dibawa saat berolahraga, berikut ini kami sajikan 10 inspirasi tumbler souvenir tumbler sporty untuk event olahraga.

 

1. Souvenir Tumbler Victory 

 

Bahan: Aluminium

Ukuran: Tinggi 27cm, Diameter 6cm

Kapasitas: 750ml

Metode: Sablon

Warna: Biru, Silver,Merah, Hitam, Putih

 

2. Souvenir Tumbler Nevada

Bahan: PP

Ukuran: Tinggi 23cm, Diameter 7,5cm

Kapasitas: 600ml

Metode: Sablon

Warna: Merah, Hijau, Ungu, Biru, Hitam

 

3. Souvenir Tumbler Sunny

Bahan: Aluminium

Ukuran: Tinggi 22cm, Diameter 7cm

Kapasitas: 560ml

Metode: Sablon

Warna: Merah, Hijau, Orange, Pink, Ungu, Biru

 

4. Souvenir Tumbler Florida

Bahan: PP

Ukuran: Tinggi 22cm, Diameter 7cm

Kapasitas: 560ml

Metode: Sablon

Warna: Black, Blue, Green, Orange, Red

 

Anda tidak punya banyak waktu untuk browsing ?

Segera download katalog harga lengkap seluruh produk kami melalui link dibawah ini :

5. Souvenir Tumbler Alaska Icy

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 20,5cm, Diameter 8,8cm

Kapasitas: 350ml

Metode: Sablon

Warna: Black, Blue, Pink, Silver

 

6. Souvenir Tumbler Ace

Bahan: Aluminium

Ukuran: Tinggi 20,5cm, Diameter 7cm

Kapasitas: 600ml

Metode: Sablon

Warna: Black, Blue, Green, Red

 

7. Souvenir Tumbler Cruise

Bahan: Tritan (Plastik)

Ukuran: Tinggi 21,5cm, Diameter 7,1cm

Kapasitas: 600ml

Metode: Sablon

Warna: Black, Blue, Green, Red

 

8. Souvenir Tumbler Berry

Bahan: PP

Ukuran: Tinggi 26cm, Diameter 6,5cm

Kapasitas: 600ml

Metode: Sablon

Warna: Blue, Green, Orange, Red

 

9. Souvenir Tumbler Glory

Bahan: Stainless Steel

Ukuran: Tinggi 20,5cm, Diameter 6,5cm

Kapasitas: 500ml

Metode: Sablon

Warna: Blue, Grey, Pink, Yellow

 

10. Souvenir Tumbler Miami

Bahan: Tritan (Plastik)

Ukuran: Tinggi 21,8cm, Diameter 7cm

Kapasitas: 700ml

Metode: Sablon

Warna: Blue, Green, Orange, Red, Black

 

Dari 10 jenis souvenir tumbler untuk event olahraga tersebut, apakah sudah menemukan yang cocok untuk Anda? Segera lakukan pemesanan dengan menghubungi tim marketing kami berikut ini.

Baca Sekarang