Primary Navigation

[Hari Konsumen Nasional] Kebahagiaan Karyawan Adalah Kunci Kebahagiaan Konsumen

Hari Konsumen Nasional (Harkonas) jatuh pada 20 April 2019.

Konsumen tidak akan mencintai perusahaan Anda hingga karyawan Anda mencintai perusahaan lebih dahulu

Simon Sinek

Karyawan Bahagia Artinya Hubungan Kepada Konsumen Lebih Baik

Tidak peduli seberapa hebat produk Anda, atau seberapa cemerlang ide Anda, jika tidak ada yang membelinya bisnis Anda akan gagal. Sebuah studi menemukan bahwa loyalitas konsumen meningkat ketika karyawan bahagia dan terlibat.

Sebagian besar pemimpin bisnis akan setuju bahwa kunci kesuksesan perusahaan adalah kebahagiaan konsumen, yang bersedia membayar untuk barang dan jasa perusahaan. Sehingga membuat mereka kembali … lagi dan lagi.

Jika Anda diperlakukan dengan buruk, Anda tidak akan kembali. Jika karyawan tidak senang dengan pekerjaan atau tempat kerja mereka, mereka cenderung memperlakukan konsumen Anda dengan buruk.

Senyum hangat, sikap positiif, perhatian dan motivasi. Ini semua adalah kualitas dari perwakilan layanan konsumen yang terlibat dan juga kualitas yang diperlukan untuk membuat konsumeng bahagia.

Emosi manusia, terlepas dari positif atau negatif mudah ditularkan. Pastikan bahwa satu-satunya emosi yang dikomunikasikan karyawan dengan konsumen adalah kepositifan

Tahun lalu, saya sampai di sebuah hotel di Kota Yogyakarta sebagai pembicara acara training selama 3 hari kedepan dihadapan 50 peserta training. Saat itu suasana hotel cukup ramai, malangnya resepsionis tidak bisa menemukan reservasi kamar saya dan saya seperti tidak diperdulikan karena banyaknya tamu. Ketika saya mendapatkan kamar saya 90 menit kemudian saya mendapat catatan selamat datang bertuliskan “Keramahan dan Layanan Prima adalah Prioritas kami”. Sungguh Ironi.

Mengenal Budaya Customer-Focused

Customer Focused adalah strategi pemasaran yang focus kepada konsumen dengan menawarkan kepada konsumen pengalaman yang konsisten dan relevan di semua moment-of-truth.

Bagaimana mengenali budaya customer-focused? Biasanya, perusahaan  yang berfokus pada konsumen menampilkan:

  • Visi yang jelas bahwa pengalaman konsumen adalah prioritas
  • Mekanisme formal untuk menciptakan pengalaman bersama konsumen dan karyawan
  • Akuntabilitas dibuat di antara karyawan

Yang kerap dilupakan, kepuasan konsumen tidak dapat dilepaskan dan bagaimana produk atau jasa disampaikan oleh perusahaan (dalam hal ini karyawan). Mereka yang berada di garis depan sebagai pemasar dan penjual, mereka yang memproduksi barang, mereka yang mengelola pasokan bahan, dan seterusnya. Apabila karyawan bekerja dengan senang hati dan antusias, perusahaan akan memperoleh kontribusi terbaik dari mereka.

Banyak sudah contoh perusahaan yang kurang menaruh perhatian terhadap kebahagiaan dan kesenangan karyawan dalam bekerja. Manajemen hanya menuntut karyawan agar bekerja dan bekerja, namun lupa, abai, atau bahkan enggan menyediakan lingkungan kerja yang nyaman. Ini bukan masalah gaji semata, tapi juga penghargaan, pengakuan, serta rasa hormat dari manajemen terhadap kontribusi karyawan.